Skip to content
SMK Kesehatan Bali Khresna Medika – Akreditasi BAN-SM (A)
logosmkkesbkm
Icon label
WhatsApp
0877 7727 7687
Icon label
Email
admin@smkkesbkm.sch.id
Home // Kegiatan PKL
SMK Kesehatan Bali Khresna Medika
Akreditasi BAN-SM (UNGGUL A)
orangsub1

SMK Kesehatan Bali Khresna Medika

Melalui PKL, siswa SMK Kesehatan Bali Khresna Medika, beradaptasi, dan siap menghadapi dunia kerja.

Pengertian

PKL (Praktik Kerja Lapangan) adalah kegiatan pembelajaran di mana siswa melakukan praktik kerja langsung di dunia usaha atau dunia industri. PKL biasanya dilakukan oleh siswa SMK atau mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata.

Fungsi PKL
Icon label

Menambah pengalaman kerja
Siswa dapat merasakan langsung bagaimana suasana dan sistem kerja di tempat kerja.

Icon label

Meningkatkan keterampilan
PKL membantu siswa melatih kemampuan dan keterampilan sesuai dengan bidang yang dipelajari di sekolah.

Icon label

Menerapkan teori ke praktik
Ilmu yang dipelajari di sekolah dapat diterapkan langsung dalam pekerjaan nyata.

Icon label

Melatih sikap profesional
PKL membantu siswa belajar disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan etika kerja.

Icon label

Mengenal dunia kerja
Siswa dapat memahami bagaimana aturan, budaya, dan tuntutan pekerjaan di perusahaan atau instansi.

Icon label

Mempersiapkan karier di masa depan
Pengalaman PKL dapat menjadi bekal penting sebelum siswa benar-benar terjun ke dunia kerja.

Sebagai ujung tombak pendidikan vokasi, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki mandat besar untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh dan siap pakai di dunia kerja. Menjawab tantangan tersebut, program Praktik Kerja Lapangan (PKL) digulirkan bagi siswa program keahlian Layanan Kesehatan dan Teknologi Farmasi di SMK Kesehatan Bali Khresna Medika.

Selama 16 minggu, para siswa akan meninggalkan ruang kelas untuk terjun langsung mempraktikkan ilmu mereka di tengah ritme kerja yang sesungguhnya.

Bukan sekadar rutinitas tahunan, pelaksanaan PKL ini memiliki pijakan regulasi yang kuat. Mengacu pada peraturan pemerintah melalui Permendikbudristek tentang Praktik Kerja Lapangan bagi Peserta Didik SMK, PKL merupakan mata pelajaran wajib yang menjadi pilar utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Aturan ini mewajibkan adanya keselarasan (Link and Match) antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan riil di Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Tujuan dan Fungsi Pelaksanaan PKL

Pelaksanaan PKL selama 4 bulan penuh ini dirancang secara sistematis dengan tujuan dan fungsi utama:

Penerapan dan Sinkronisasi Ilmu: Berfungsi sebagai laboratorium hidup di mana siswa dapat mengaplikasikan teori anatomi, keperawatan dasar, hingga farmakologi yang telah dipelajari di sekolah ke dalam tindakan nyata.

Pembentukan Budaya Kerja: Bertujuan untuk mengenalkan dan menanamkan etos kerja profesional, kedisiplinan, keselamatan kerja (K3), serta etika berkomunikasi (soft skills) dengan pasien maupun tenaga kesehatan profesional lainnya.

Problem Solving di Dunia Nyata: Membiasakan siswa untuk berpikir kritis dan solutif ketika menghadapi dinamika atau permasalahan di lapangan yang tidak selalu ada di dalam buku teks.

Jejaring Kemitraan Fasilitas Kesehatan

Untuk memastikan pengalaman belajar yang maksimal dan sesuai standar industri, sekolah telah menjalin kemitraan strategis dengan berbagai fasilitas kesehatan terkemuka. Sebanyak enam institusi kredibel telah berkomitmen menjadi kawah candradimuka bagi para siswa, yaitu: Rumah Sakit Windhu Usada, Rumah Sakit Garba Med, UPTD Puskesmas Mengwi I, Rumah Sakit Tingkat II Udayana, Apotekku Grup, PT Indobat Grup hingga Dinas Kesehatan Kabupaten Badung.

Siswa program Layanan Kesehatan akan difokuskan di rumah sakit dan puskesmas untuk mengasah keterampilan klinis, pendampingan pasien, dan manajemen bangsal. Sementara itu, siswa Teknologi Farmasi akan lebih banyak mendalami tata kelola obat, peracikan, hingga distribusi farmasi di jaringan apotek, industri obat, maupun instalasi farmasi rumah sakit.

Manfaat Strategis PKL

Bagi para siswa, 16 minggu ini adalah investasi masa depan. Manfaat yang diperoleh sangatlah komprehensif:

Bagi Siswa: Mendapatkan pengalaman kerja riil yang akan memperkaya rekam jejak (portofolio) mereka, meningkatkan rasa percaya diri, serta membuka peluang rekrutmen langsung oleh pihak industri jika mereka menunjukkan performa yang memuaskan.

Bagi Sekolah: Mendapatkan umpan balik (feedback) langsung dari pihak fasilitas kesehatan mengenai standar kompetensi terkini, sehingga sekolah dapat terus menyempurnakan kurikulum agar selalu relevan dengan kebutuhan industri.

Bagi Institusi/DUDI: Turut berkontribusi aktif dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) kesehatan nasional yang berkualitas, sekaligus dapat memantau bibit-bibit unggul calon tenaga kerja masa depan.

Melalui program PKL ini, diharapkan para siswa dapat menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, menjaga nama baik almamater, dan kembali ke sekolah nantinya dengan membawa bekal kedewasaan profesi serta kompetensi yang jauh lebih matang. Selamat bertugas di lapangan, para calon tenaga kesehatan masa depan.